Tampilkan postingan dengan label Romance For You. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Romance For You. Tampilkan semua postingan

Sabtu, September 13, 2008

Aku Tak Sanggup Lagi

Aku terlalu mencintaimu
Kau bagaikan nyawaku
Apa yang akan terjadi
Bila ku tak bernyawa lagi
Hidup tanpamu
Bukankah lebih baik mati

Setiap hari ku mencoba
Untuk tetap mempertahankamu
Meski ku terluka begitu dalam
Ku tak ingin kehilanganmu
Tapi pada akhirnya
Ku tak sanggup mempertahankanmu
Maafkan aku..
Ku harus melepasmu..

Menjauhimu
Ku jadi rindu
Mengacuhkanmu
Ku masih peduli
Meninggalkanmu
Ku tak tau ke mana harus pergi
Cintaku yang mendalam padamu
Membuatku tak sanggup
Melakukan semua itu
Aku tak sanggup lagi
Karena ku terlalu mencintaimu
Tak mampu hidup tanpamu

Bagaimana harus ku jalani
Mahligai cinta kita
Seperti terombang-ambing di tengah lautan
Oh.. aku tak sanggup lagi
Hidup seperti ini
Kau disiku.. tapi memikirkannya..

Akhir Rindu Mendalam

Akhirnya aku melihat cahaya matahari
Aku merasakan kehangatannya
Menyentuh seluruh dingin dalam hatiku
Memeluk rindu mendalam yang tak terjangkau dasarnya
Menerangi kegelapan yang menyelimuti kedukaan hidupku

Kini kau di sini
bersamaku meluluhkan batu duka
Dengan ketulusan rindu dan cinta
Air mataku menetes di pipiku
Memandangmu dengan begitu bahagia
Meski hanya sesaat kebersamaan ini
Aku tak menyesal
Asal...

Minggu, Agustus 03, 2008

Seumur Hidupku

Cintaku tumbuh dan terus berkembang
Di dalam hati yang penuh kekalutan
Berharap tulus hidup bersamamu
Dengan penuh air mata di wajahku
Tapi kau akhirnya pergi tanpa berpaling padaku
Tanpa pernah kembali lagi
Membuatku menunggu seumur hidupku..

Aku tak kan menuntut apapun darimu
Juga sudah tak berharap kau kembali
Biarlah takdir yang memutuskan
Bagaimana sebaiknya akhir cintaku
Meski harus terluka seumur hidupku
Aku tak kan menyesal..

Aku ingin..
Suatu saat kau kan tau
Ada aku yang mencintaimu tanpa henti
Kau membuatku mencintaimu seumur hidupku
Membuatku merindukanmu seumur hidupku
Membuatku menunggumu seumur hidupku
Membuatku membenci diriku seumur hidupku
Tanpamu, tak kan pernah ku tau rasanya menderita seumur hidup hanya karena cinta
Aku ingin kau tau..
Bahwa aku pernah berseru pada Langit
Menyalahkan takdir
Mengapa pertemukan aku denganmu
Tapi tak pernah ku sesali pertemuan itu
Meski akhirnya terpisah juga
Tanpa pernah bertemu kembali..

Aku merindukanmu
Tapi tak berani berharap kau kembali
Bayanganmu dalam mimpi memang tak cukup untuk memenuhi kerinduan ini
Asal tak melupakanmu.. aku tak menyesal
Satu hal yang ku harapkan adalah
Tetap mencintaimu seumur hidupku
Hingga di tiap kehidupanku mendatang
Walau tak berjodoh..
Aku tak ingin berhenti mencintaimu..
Seumur hidupku..

Aku Hanya Wanita Biasa

Aku tak seperti Cinderella
Yang bisa dengan mudah kau temukan
Asal cocok dengan sepatu kaca
Aku hanya wanita biasa
Hidup di antara wanita biasa lainnya
Tak perlu melarikan diri dari apapun pada pukul 12 malam

Aku tak secantik Cleopatra
Yang dengan mudah memikat pria
Dengan pesona dan kecantikan luar biasa
Aku hanya wanita biasa
Dengan wajah pas-pasan tanpa pesona

Aku bukan seperti putri salju atau putri tidur lainnya
Yang dengan mudah kau bangunkan lewat satu kecupan manis
Aku hanya wanita biasa
Tak butuh ciuman seperti itu..

Aku wanita biasa..
Inginkan kebahagiaan tanpa cela
Yang ingin dicintai dan mencintaimu
Harap kau menerimaku..
Apa adanya diriku

Tak Menyesal Meski Terluka

Cinta tumbuh di antara kita berdua
Tersimpan dalam lubuk hati terdalam
Tanpa pernah terungkapkan
Bahkan mungkin tak pernah terbalas
Hingga akhirnya Langit sendiri yang tunjukkan
Kita tak dapat sembunyikan lagi

Aku tau, aku bukanlah yang pertama bagimu
Baru ku tau ketika menjelang kepergianmu
Ku akui terluka cukup dalam
Namun ku tak menyesal mencintaimu
Meski ternyata cintamu tak cukup dalam untukku
Tapi cintaku padamu tak kan berubah

Kau membuatku mencintaimu seumur hidup
Kau membuatku terluka seumur hidup
Namun sedikit pun tak pernah terbesit benci padamu
Kendati begitu perih luka dan penderitaan ini
AKu sungguh tak menyesal

Selasa, Juli 29, 2008

Masih Mencintaimu

Waktu..
Ini butuh waktu
Tuk memenangkan cintamu lagi
Aku akan ada di sana
Cinta..
Hanya cinta
Yang bisa membawamu kembali suatu saat nanti
Aku akan ada di sana

Aku kan bertarung, Sayang
Untuk memenangkan cintamu lagi
Aku akan ada di sana
Cinta..
Hanya cinta
Yang bisa merobohkan dinding itu suatu saat nanti
AKu akan ada di sana

Bila kita bersama lagi
Dan memulainya dari awal
Aku akan merubah
Segala yang bisa membunuh cinta kita
Tapi kenanganmu telah membangun dinding yang begitu kokoh
Sehingga aku tak bisa melaluinya
Sungguhkah tidak ada kesempatan?
Untuk memulai kembali
Aku masih mencintaimu

Cobalah, Sayang..
Percayalah pada cintaku lagi
Aku akan ada di sana
Cinta..
Hanya cinta
Yang tak seharusnya terbuang
Aku akan ada di sana

Memang, aku telah melukaimu
Aku tau itu
Apakah kau akan tetap bertahan?
Seharusnya kau memberiku kesempatan
Untuk membuktikan
Aku masih mencintaimu

Di Mana Pun Ku Berada

Sampai pukul tujuh di tempat yang sibuk
Tak ada waktu untuk menelponmu
Berlanjut hingga pukul delapan di Restoran Cina
Lalu kembali ke hotel lagi

Aku menelponmu begitu ada waktu
Aku ingin kau datang padaku
Malam tanpamu seperti tersesat dalam mimpi
Aku tak bisa mengatakan cinta padamu

Di mana pun ku berada
Selalu merindukanmu
Aku akan segera kembali padamu lagi

Di pagi yang lain
Di tempat yang lain
Hari berjalan terasa lambat
Tapi di setiap kota yang ku lalui
Membawakan kenanganku kembali padamu

Kau dan Aku

Aku tak bisa mengendalikan diriku
Karena kau, Sayang..
Aku tak bisa mengendalikan diriku
Ketika kau menatapku seperti itu
Ada sesuatu di matamu
Dan itu mengungkapkan segalanya
Aku bukan anak kecil lagi
Hidup telah membuka jalan
Menuju kehidupan yang sebenarnya

Aku tak bisa mengendalikan diriku
Ketika ku dekat denganmu, Sayang
Aku tak bisa mengendalikan diriku
Jangan tatap aku seperti itu
Ada sesuatu di matamu
Itulah cinta pada pandangan pertama
Seperti bunga bermekaran
Ketahuilah, ada banyak rahasia dalam hidup ini..

Itu semua tertulis dalam garis hidupmu
Itu tertulis di dalam hatimu

Kau dan aku memiliki impian
Untuk menemukan cinta pada tempatnya
Di mana kita bisa menyembunyikannya
Kau dan aku hanya berencana
Saling mencintai..
Kini, esok, dan seterusnya

Aku Menangisi Kepergianmu

Kau mengatakan selamat tinggal
Aku begitu sedih
Tak tau lagi bagaimana hadapi hari esok
Bila tanpamu di sisiku
Aku merasa telah jatuh
Tanpa bisa merangkak naik lagi
Aku baru menyadari, bahwa aku begitu membutuhkanmu
Aku sangat bergantung padamu

Kau memaksaku membiarkanmu pergi
Memaksaku melepasmu yang takkan kembali lagi
Aku tau kesedihanmu
Tapi, kenapa kau harus meninggalkanku dan cintaku di sini?
Yang baru bersemi, mendadak layu dan mau mati

Apa yang harus ku lakukan?
Agar kau kembali lagi padaku
Sungguh ku tak tau
Tak mampu lewati hari tanpamu
Tanpa kehangatan, dan kelembutan cintamu

Aku menangis
Diam-diam dalam hati
Aku menangis dalam hati
Aku putus asa
Karna ku tau, ku tak kan pernah merasakan hembusan nafas cintamu lagi
Aku menangis
Karna kau tak lagi di sini bersamaku
Karna ku kan kesepian tanpamu
Aku menangis putus asa
Karna ku tau, ku tak kan pernah merasakan hembusan nafas cintamu lagi

Seandainya ku bisa mengulang waktu
Seandainya aku bisa membawamu kembali padaku
Seandainya aku bisa hilangkan luka dan penderitaanmu
Kan ku lakukan apapun untuk membuatmu menyadari, bahwa kau masih mencintaiku..

Penantianku Tiada Kan Pernah Berakhir

Seperti lautan, luasnya dunia
Di mana ku harus mencarimu?
Hatiku berkata kau di sana
Tapi perasaanku tak percaya
Kau hilang bagai ditelan bumi
Di surga pun kau tak ada
Ke mana lagi bisa ku temukan dirimu?
Aku sungguh rindu kamu..

Hari telah senja
Langkahku pun mulai lemah
Mencarimu hingga menembus mimpi pun tak ketemu
Sering kali ku bertanya pada cinta
Di manakah kau berada?
Percuma, cinta tak bisa bicara

Hingga zaman pun berganti
Aku terus menunggumu di sini
Berharap kau ingat aku dan kembali
Rambutku tlah memutih
Tak sanggup lagi mencarimu
Berharap di musim semi, panas, gugur, dan dingin
Berharap tanpa balas ke manakah kau pergi?
Aku ingin menemuimu sekali lagi
Ingin katakan, bahwa aku mencintaimu
Semoga kau mendengarku dalam mimpi pun tak apa
Dalam hidup dan matiku.. kan tetap mencintaimu, kan tetap menunggumu
Hingga bumi tak lagi berputar
Empat musim tak lagi berganti
Siang malam tak bisa dibedakan
Dan semua benda menjadi sirna
Aku kan tetap di sini
Berdiri tegak dengan penuh cinta
Menantimu kembali..
Menunggumu pulang..
Aku mencintaimu..

Cintaku Tiada Akhir Untukmu

Percayalah padaku
Penantianmu tidak sia-sia
Keabadian rindu akan segera sirna
Dan aku akan datang memeluk hatimu
Tunggulah, aku pasti datang
Mengobati kerinduanmu yang penuh air mata

Kita kan bersama kembali
Menghitung bintang-bintang di langit
Menyuarakan kebahagiaan dan cinta
Aku akan tetap bersamamu

Percayalah padaku
Aku pasti akan datang
Meski melewati mimpi demi mimpi semu
Tapi hatiku akan terus mencarimu
Hanya saja jarak dan waktu begitu panjang dan jauh
Membuat perpisahan getir kita jadi sangat lama

Aku tak sabar lagi meraih tanganmu
Menyongsong pelukanmu
Aku merindukanmu, Kekasihku..

Meski tahun-tahun telah berganti
Dan rambutku pun telah memutih
Bulan dan bintang tetap ada
Menjadi saksi tentang janjiku padamu
Aku pasti datang memenuhi rindu ini

Walau zaman pun tak sama lagi
Dan aku bukan yang dulu lagi
Hatiku tetap sama
Aku kan menepati janjiku padamu
Aku pasti kembali padamu
Hatiku terus meronta ingin bersamamu

Hanya kaulah kekasih abadiku
Cintaku padamu kan tetap ada
Hingga selama-lamanya takkan sirna
Cintaku tiada akhir untukmu
Misteri penantianmu pun tak sia-sia..

Sabtu, Juli 26, 2008

Bukan Lagi Punuk Yang Merindukan Bulan

Hari ini begitu indah
Aku melihat burung terbang dan berkicau
Sangat merdu dan aku menikmatinya
Kini ada kau di sisiku
Tak perlu merisaukan apapun

Kan ku daki gunung tertinggi
Mengabarkan pada seluruh alam
Bahwa aku begitu bahagia
Telah menjadi kekasihmu
Yang tak kan pernah kau tinggalkan..

Wahai Alam!
Ibundanya semesta
Kau dan anak-anakmu kan melihat
Kan menjadi saksi
Bahwa aku akan selalu mencintainya seumur hidupku

Oh, Mentari.. sang raja menguasai semesta
Jagalah cinta ini
Dengan kehangatan cahayamu
Jangan biarkan kegelapan meredupkannya
Aku cinta dia.. sepanjang hidupku

Pepohonan.. bunga-bunga.. rerumputan..
Para hewan di hutan dan di jalanan
Para buah-buahan dan sayuran
Kalian yang sedang tumbuh di bawah bintang-bintang malam
Saksikanlah kisah cinta yang baru bergulir di antara kami
Begitu indah dan menyentuh hati
Membuat kalian jadi terharu

Dan, oh Bulan..!
Aku bukan lagu punuk yang merindukanmu
Harapan dan mimpiku
Telah terwujud berkat kehadiranmu
Aku mencintainya..
Begitu mencintainya..

Rabu, Juli 23, 2008

Sebelum Ajal Tiba

Aku datang padanya
Membawakan kebaikan dan kebahagiaan tanpa batas
Tak menduga akhirnya jatuh cinta
Sebuah kenyataan yang tak sanggup ku tolak

Menjelang saatnya berpisah
Cintaku padanya tlah begitu mendalam
Lalu, pilar-pilar ajal datang
Hendak menjemputku menuju surga
Aku tak tau harus bagaimana

Tuhan, maukah Kau memberiku waktu?
Aku ingin membahagiakannya dengan tuntas
Mencintainya dengan tuntas
Akan ku buat dia tak bersedih karenaku
Sebelum ajal benar-benar tiba
Akan ku selesaikan semuanya dengan tuntas

"Cinta, Harga Diri, dan Kematian" | "Semenjak Kehilanganmu"

Hujan turun ke bumi
Langit ikut menangisi hatiku
Yang pedih dan merana
Semenjak badai merengkuhmu dan cintaku
Semenjak petir dan gemuruh meluluhlantakkan kebahagiaanku dan dirimu
Semenjak itulah hari-hariku suram dan tak menentu

Api membakar seluruh tubuhku
Tapi ku tak merasakan panas
Angin meniup kencang, menyerbu pertahanan hidup
Tapi ku sama sekali tak roboh
Salju menumpuk mengubur tubuh telanjangku dalam-dalam
Tapi sedikit pun ku tak merasa kedinginan
Semenjak kehilanganmu dan cintamu
Aku seolah mati rasa
Juga kehilangan semangat hidup
Kapankah ajal hendak merengkuhku
Kematian terasa lebih baik
Dari pada harus hidup tanpamu
Lebih baik pergi ke surga tuk melupakanmu

Memelukmu dalam mimpi saja tak bisa
Apalagi mengharap kau kembali padaku
Haruskah ku mengemis pada Tuhan
Gemuruh ombak takkan pernah berhenti
Silih berganti petir bernyanyi
Guntur menggelegar mentertawakanku
Ke manakah harus ku cari
Harga diriku lenyap demi cintamu
Betapa tak tau malunya diriku
Kau sudah tak mau, tapi ku tetap memaksa

Bila musim dingin selamanya bersalju
Mungkin hatimu akan terus membeku
Entah kapan musim semi akan datang
Hatiku sudah lama mengerang
Memaksamu mencintai aku lagi
Aku tak lagi kenal harga diri

Bila hatimu telah mencair
Ingatlah aku yang tak punya malu
Mencintaimu dan melupakan harga diri
Mungkin saja, saat itu aku sudah mati

Selasa, Juli 22, 2008

Ku Takut Jatuh Cinta Padamu, Tapi Ku Tlah Jatuh Cinta Padamu

Taukah kau..
Selama ku bersamamu
Tak pernah sekali pun
Ku berani menatap matamu sedalam itu
Dan ku tak berani
Membiarkanmu membelai rambutku sehalus itu
Karna ku takut jatuh cinta padamu
Ku selalu mencoba dan terus mencoba
Untuk tetap bertahan

Taukah kau..
Selama ku bersamamu
Tak pernah sekali pun
Ku mengajakmu menghitung bintang di langit
Karna ku takut jatuh cinta padamu
Dan ku tak berani
Mengajakmu memandang bulan di malam hari
Karna ku takut jatuh cinta padamu
Ku selalu mencoba dan terus mencoba
Untuk tetap bertahan

Taukah kau..
Selama ku bersamamu
Tak pernah sekali pun
Aku membiarkan diriku berlama-lama dalam pelukanmu
Karna ku takut jatuh cinta padamu
Dan ku tak berani
Membiarkanmu menggenggam erat tanganku
Karna ku takut jatuh cinta padamu
Ku selalu mencoba dan terus mencoba
Untuk tetap bertahan

Tapi kini..
Ketika kau memintaku menatapmu
Sambil membelai rambutku
Ketika kau mengajakku menghitung bintang-bintang di langit
Dan memandangi rembulan malam ini
Ketika kau memelukku lama
Juga menggenggam erat tanganku
Sungguh ku tak mampu lagi bertahan
Taukah kau..
Ku tlah jatuh cinta padamu

Saat pagi ku tak melihatmu
Ada rindu tertinggal dalam hatiku
Saat siang memikirkanmu
Ada rindu terselip di celah ruang hatiku
Saat sore menyambut kedatanganmu
Ada rindu menusuk kalbuku
Saat malam memimpikanmu
Aku rindu kepadamu
Sungguh, ku tlah jatuh cinta padamu

Dalam rindu, ku berkata
Tak mungkin ku jatuh cinta padamu
Pada langit, ku berseru
Mana mungkin ku jatuh cinta padamu
Menjelang kepergianmu, ku bertanya
Apakah mungkin ku jatuh cinta padamu?
Sungguh ku tak percaya
Ku tlah jatuh cinta padamu

Kerinduan membuatku tau
Langit pun menjelaskan padaku
Kepergianmu menyadarkanku
Bahwa aku memang jatuh cinta padamu

Tapi ku takut..
Semua hanya mimpi
Dan sesungguhnya..
Ku memang mencintaimu
Jangan sampai..
Kau membuatku terluka..

Sungguh, ku tlah..
Tak mampu bertahan..

Jumat, Juli 18, 2008

Ada Sesuatu Yang Tersimpan dalam Mata dan Hatiku

Dalam sentuhan lembut jemari rindu
Aku tengadahkan kepalaku
Semburat cahaya jingga menerangi mimpiku
Dan ku lihat kau duduk termangu di samping asaku
Tapi, aku tak bisa menggapaimu

Suara alunan desir rindu
Memecah keheningan malamku
Menggaduh, mengusik kesunyian anganku
Tanpa ku sadari air mataku berlinang
Dengarlah batinku memanggil namamu

Aku melihatmu menatap ku lewat mimpi
Apa yang kau lihat?
Mataku?
Kau temukan apa?
Jangan katakan kau tlah menemukannya
Secercah rindu yang selama ini ku pendam
Tak berani ku tunjukkan

Atau kau melihat yang lain?
Hatiku?
Aku tak mau kau lihat yang ini
Jangan.. biar aku simpan sendiri
Karena ku tak sanggup melihat kecewamu

Oh.. kau meneukannya?
Kau sudah tau?
Lupakan saja!
Kau tak perlu tau!
Pergilah!

Maafkan aku..
Cinta lama yang tlah usang
Kini kembali bersemu
Memang indah menggoda
Tapi menyakitkanku
Karena aku sadar..
Meski rinduku mampu mendatangkanmu dalam mimpiku
Namun cintaku tak akan pernah mampu
Tuk membuatmu tau betapa beratnya perjuanganku
Menutup rapat rahasia cintaku yang luar biasa ini

Rabu, Juli 02, 2008

Aku Masih Mencintaimu

Tahun-tahun tlah berganti
Setiap musim tlah dilalui
Panas dan hujan, angin dan badai, air dan api
Memberi warna dalam setiap kisah
Antara kau dan aku

Setiap kali kau bertanya
Tentang perasaanku..
Apakah masih atau sudah tiada
Apakah masih atau sudah berhenti
Jawabanku selalu sama
Aku masih mencintaimu dan akan selalu mencintaimu
Kau tertawa, kau tersenyum begitu bahagia
Karena cintaku masih untukmu

Wahai kekasihku..
Taukah kau..
Selama gunung masih bersanding
Langit dan bumi tak bersatu
Jangan pernah meragukan cintaku..
Aku selalu mencintaimu..

Hujan dan Kabut Menebal

Aku paling takut,,
Paling takut pada hujan berkabut
Tak bisa melihat dengan jelas
Tak bisa melihat dengan jelas bayangan dirimu
Aku pernah..
Pernah berseru pada langit
Langit sedang menangis
Aku pun menangis
Di manakah kau kini berada?

Segala peristiwa dan kepedihan masa lalu
Tergambar di depan mata
Akulah hujan berkabut
Hujan berkabut yang terluka
Rasa sakit hati kembali terasa
Sorot mata dan senyumanmu
Menemani kesendirianku hari ini
Hujan dan kabut menebal
Gunung dan sungai di kejauhan
Seruanmu, dan air matamu..
Yang paling membuat hatiku terasa sakit

Aku paling takut..
Paling takut pada hujan berkabut
Masih ingat pertemuan denganmu
Di tengah hujan berkabut
Jika tau..
Jika saja tau akan seperti ini
Untuk apa..
Untuk apa bertemu denganmu..?

Jangan Tinggalkan Aku

Sejak bertemu denganmu
Hanya ada kau di hatiku
Kaulah kebahagiaan
Kaulah keajaiban
Kaulah pasangan sehidup sematiku

Ku mohon padamu
Jangan tinggalkan aku

Kau milikku
Aku milikmu
Takkan berpisah..
Sehidup semati..

Walau pun semua kejadian di masa lalu
Membuatmu merasa tak puas
Mulai hari iini, aku tak akan urakan
Dan tuliskan sejarah baru untukmu

Dalam kursi kehormatan
Aku jamin dalam hatiku hanya ada kau seorang
Ku mohon, jangan tinggalkan aku..

Aku Tak Bisa Menahan Diri

Aku tak berani bertatapan mata denganmu
Karena takut aku akan jatuh cinta padamu
Aku tak bisa menahan diri

Aku tak berani bertemu berduaan denganmu
Karena takut aku akan jatuh cinta padamu
Aku tak bisa menahan diri

Aku tak berani berjalan berdua di bawah cahaya matahari denganmu
Karena takut aku akan jatuh cinta padamu
Aku tak bisa menahan diri

Aku tak berani menikmati awan dan pohon denganmu
Karena takut aku akan jatuh cinta padamu
Aku tak bisa menahan diri

Saat angin berhembus berbisik di depan jendela
Aku merindukanmu
Aku tak bisa menahan diri

Saat rembulan di malam hari berselimutkan kabut
Aku merindukanmu
Aku tak bisa menahan diri

Saat ada suka cita bersama
Saat menari dan menyanyi bersama
Aku merindukanmu
Aku tak bisa menahan diri

Saat lagu dan pesta telah usai
Aku merindukanmu
Aku tak bisa menahan diri

Ketika itulah ku sadari
Aku telah lama jatuh hati padamu
Aku tak bisa menahan diriku